Tokoh
Home / Tokoh / Satrio Welang Luncurkan Video Art “Luminosa”, Puisi yang Menyala dalam Wujud Parfum

Satrio Welang Luncurkan Video Art “Luminosa”, Puisi yang Menyala dalam Wujud Parfum

Seniman teater Moch Satrio Welang saat meluncurkan video art “Luminosa: The Poetry by Satrio Welang”, yang memadukan puisi, seni teater, dan parfum sebagai medium ekspresi artistik. (Foto: Istimewa)
Seniman teater Moch Satrio Welang saat meluncurkan video art “Luminosa: The Poetry by Satrio Welang”, yang memadukan puisi, seni teater, dan parfum sebagai medium ekspresi artistik. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, INFONEJANI.COM – Seniman teater Moch Satrio Welang kembali menghadirkan karya artistik terbaru. Kali ini, ia meluncurkan video art berjudul Luminosa: The Poetry by Satrio Welang, sekaligus menandai lahirnya parfum puisinya yang kedua. Peluncuran karya ini diumumkan melalui kanal YouTube pribadinya, @mochsatriowelang.

Video berdurasi empat menit itu digarap dengan arahan artistik Legu Adi Wiguna dari Quito Art Studio, serta disunting oleh Eka Widya Putra, peraih penghargaan Film Terbaik Sawma Movie Awards 2017. Mengusung tema Art Luxury Elegant, video ini tetap mempertahankan ciri khas Satrio dengan penggunaan topeng Sekartaji dalam penampilan teatrikalnya.

Luminosa hadir bukan sekadar parfum, melainkan medium ekspresi sastra yang dikemas dalam bentuk video art. Di dalamnya termuat petikan puisi yang ditulis Satrio sejak 2009 hingga 2023, dengan tema utama cinta, kemanusiaan, dan kritik sosial. Empat puisi terbaru juga disertakan dalam edisi ini, yakni Burung-Burung di Langit Merah, Anak yang Memeluk Matahari, Negeri Puisi, dan Surat yang Tak Pernah Kaubaca.

Parfum Luminosa sendiri dikemas dalam botol hitam berukir batik emas, dengan aroma citrus segar yang dipadukan nuansa bunga dan tetumbuhan. “Puisi bagi saya adalah rumah, tempat kembali dari riuh kehidupan. Luminosa berarti cahaya, ia hadir sebagai penerang saat kita tersesat dalam gelap,” ungkap Satrio.

Moch Satrio Welang dikenal sebagai seniman teater yang memadukan puisi, seni pertunjukan, dan simbol-simbol artistik ke dalam karyanya. Melalui “parfum puisi”, ia berusaha menghadirkan seni dalam bentuk yang tak biasa, lintas medium, dan lintas budaya.

Bali Perkuat Pemerataan, 22 Proyek Strategis Digeber Lewat Sinergi Lintas Daerah

Karya video art Luminosa resmi diluncurkan di kanal YouTube Satrio, sehingga dapat diakses masyarakat luas, baik di dalam maupun luar negeri. Produk parfumnya pun dirancang sebagai media komunikasi lintas bangsa, menyasar pasar Eropa hingga Amerika.

Video art Luminosa dirilis pada Agustus 2025, melanjutkan perjalanan artistik Satrio yang sebelumnya juga aktif menggelar pertunjukan teater dan menerbitkan antologi puisi.

Menurut Satrio, karya ini adalah simbol katarsis di tengah dunia yang penuh fitnah dan hoaks. “Kita perlu mengharumkan bumi dengan spirit kreatif. Luminosa hadir sebagai pengingat bahwa meski kita tak bisa membunuh ‘ular’ dalam diri, kita bisa hidup di atasnya, mengendalikannya,” ujarnya.

Proses penggarapan Luminosa melibatkan kolaborasi lintas seniman. Legu Adi Wiguna menghadirkan sentuhan visual elegan, sementara Eka Widya Putra menyumbangkan keahliannya dalam penyuntingan. Satrio menekankan, karya ini bukan sekadar estetika, melainkan ajakan untuk menumbuhkan kepercayaan diri, menjaga karakter, dan merayakan kekayaan budaya Indonesia.

Di sela peluncuran, ia berseloroh, “Waktu kita tak banyak. Lakukan apa yang ingin dilakukan. Nikmati hidup dalam gairah seni. Mari berselancar!”

SMKN 2 Tabanan Raih Juara Umum I Kejuaraan Silat Bupati Tabanan Cup 2026

Selain proyek parfum puisi ini, Teater Sastra Welang yang digawanginya juga baru saja meluncurkan Antologi Puisi Palestina se-Indonesia bertajuk Burung-Burung di Langit Merah, sebagai bentuk solidaritas atas konflik kemanusiaan di Timur Tengah.(MSW/AG)

Link video art Luminosa: https://www.youtube.com/watch?v=JVS_jaHk0do