Dari berita lokal, kuliner, hingga klarifikasi isu, semuanya lewat satu jempolnya!
TABANAN, INFONEJANI.COM – Di tengah derasnya arus informasi di media sosial, ada satu nama yang belakangan akrab di telinga warga Selemadeg Raya: Ajik Gebuh. Bukan selebritas, bukan pula pejabat, namun kiprahnya di dunia digital membuatnya dikenal sebagai “admin gaul” yang siap mengabarkan apapun, mulai dari berita hangat, jadwal acara, sampai rekomendasi kuliner.
Melalui akun Info Selemadeg Raya, Ajik Gebuh rutin membagikan informasi penting dan menarik seputar wilayahnya. Dari update skor pertandingan Bali United vs Persik Kediri yang berakhir 1-1, promosi kuliner khas di Senggol Bajera, sampai wacana penggunaan sebagian dana Pungutan Wisatawan Asing untuk insentif petani Jatiluwih—semua tersaji lengkap dengan gaya bahasa yang dekat dengan warga.
Tidak hanya itu, Ajik Gebuh juga dikenal responsif terhadap isu-isu sensitif. Saat muncul kabar dugaan diskriminasi di salah satu destinasi wisata populer Bali, ia cepat mengklarifikasi lewat postingan edukatif, memastikan publik mendapatkan informasi yang utuh dan berimbang.
Perannya tak berhenti di situ. Ia kerap memberi apresiasi kepada institusi, seperti ucapan terima kasih di Hari Bhayangkara ke-79 untuk jajaran kepolisian yang menjaga keamanan daerah. Keterlibatan aktifnya menjadikan Info Selemadeg Raya lebih dari sekadar akun berita—tapi juga ruang interaksi dan kebersamaan.
Dengan hashtag khas #ajikgebuh, sosok ini menjelma sebagai penghubung antara masyarakat, budaya lokal, dan perkembangan zaman. Lewat jari-jarinya di layar ponsel, Ajik Gebuh membuktikan bahwa media sosial bisa menjadi sarana positif untuk menjaga keterhubungan dan solidaritas di tingkat lokal.
💬 “Info cepat, akurat, dan hangat… itu ciri khas Ajik Gebuh,” tulis salah satu warganet di kolom komentar.
Dan memang, di era serba digital ini, siapa pun bisa menjadi jembatan informasi—asal punya niat, konsistensi, dan rasa cinta pada kampung halaman.(SAG)
