Peristiwa
Home / Peristiwa / Jusuf Kalla Kukuhkan I Gusti Bagus Alit Putra sebagai Ketua PMI Bali 2025–2030

Jusuf Kalla Kukuhkan I Gusti Bagus Alit Putra sebagai Ketua PMI Bali 2025–2030

Para pengurus baru Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bali masa bakti 2025–2030 berfoto bersama usai prosesi pelantikan di Gedung Wiswa Sabha Utama, Denpasar, Jumat (19/9/2025). (Foto: Istimewa)
Para pengurus baru Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bali masa bakti 2025–2030 berfoto bersama usai prosesi pelantikan di Gedung Wiswa Sabha Utama, Denpasar, Jumat (19/9/2025). (Foto: Istimewa)

DENPASAR, INFONEJANI.COM – Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bali resmi memiliki kepengurusan baru untuk periode 2025–2030. Prosesi pelantikan berlangsung di Gedung Wiswa Sabha Utama, Denpasar, pada Jumat (19/9/2025), dipimpin langsung oleh Ketua Umum PMI, M. Jusuf Kalla, yang hadir bersama sang istri, Mufidah Jusuf Kalla.

Dalam acara tersebut, Jusuf Kalla mengukuhkan kembali I Gusti Bagus Alit Putra, S.H., S.Sos., M.Si. sebagai Ketua PMI Provinsi Bali. Adapun posisi Wakil Ketua dipercayakan kepada I.G.M. Arya Wisnu Mataram, disusul pelantikan para ketua bidang yang akan mendukung jalannya roda organisasi.

Kepengurusan baru PMI Bali diarahkan fokus pada empat sektor utama: penanggulangan bencana, pelayanan kesehatan, pengembangan Unit Donor Darah (UDD), serta informasi dan komunikasi.

“Dengan kepengurusan baru, PMI Bali diharapkan semakin optimal menjalankan tugas kemanusiaan serta mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Jusuf Kalla dalam sambutannya.

Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, yang turut hadir, menyampaikan apresiasi atas dedikasi PMI selama ini. Ia menegaskan pentingnya memperkuat sinergi antara PMI dengan pemerintah daerah dalam menghadapi berbagai tantangan kebencanaan dan kesehatan di Bali.

Bali Perkuat Pemerataan, 22 Proyek Strategis Digeber Lewat Sinergi Lintas Daerah

Dengan formasi baru ini, PMI Bali dituntut semakin adaptif menghadapi dinamika kebutuhan masyarakat sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah maupun lembaga kemanusiaan lainnya.(*)